• Zakat Community Development (ZCD) adalah program pengembangan masyarakat yang komprehensif mengintegrasikan aspek sosial (pendidikan, kesehatan, agama, lingkungan, dan aspek sosial lainnya) dan aspek ekonomi menggunakan zakat, infaq, dan sedekah untuk menciptakan masyarakat yang sejahtera dan mandiri. Dengan prinsip berbasis masyarakat, prinsip Islam, partisipasi, kegunaan, keberlanjutan, dan sinergi; masyarakat diharapkan diberdayakan dalam empat bidang pemberdayaan disebut "Caturdaya Masyarakat".
  • 79,9 persen penerima program ZCD di NTB adalah laki-laki dan kebanyakan mereka adalah suami. Sedangkan, wanita yang mengikuti program ini adalah sekitar seperlima, di mana sebagian besar dari mereka, yaitu 54 dari 79 penerima manfaat, adalah istri.
  • 375 dari 393 penerima manfaat berada di usia produktif, sedangkan sisanya adalah orang tua yang berusia di atas 64 tahun.
  • Hampir delapan puluh persen dari penerima manfaat adalah mereka yang masih memiliki pasangan, sementara 18,58 persen adalah orang tua tunggal.
  • Penerima manfaat program ZCD di NTB bervariasi dalam hal latar belakang pendidikan.
  • 138 dari 393 penerima manfaat bekerja sebagai penjual, sementara 49 orang bekerja di bidang pertanian. 144 penerima manfaat lainnya melakukan pekerjaan lain.
  • 83,21 persen dari penerima manfaat memiliki satu untuk empat anggota dalam keluarga sementara hanya 16,79 persen penerima manfaat yang memiliki lebih dari tujuh anggota dalam keluarga.
  • Proporsi penerima yang memiliki pendapatan rumah tangga berkisar di bawah Rp 2 juta, antara Rp 2 juta - Rp 5 juta, antara Rp 5 juta - Rp 10 juta, dan di atas Rp 10 juta masing-masing yaitu 30,53 persen, 36,90 persen, 20,61 persen, dan 11,96 persen.
  • Jumlah tertinggi pengeluaran rumah tangga berkisar antara Rp 1.000.001 - Rp 2.000.000 (148 orang atau 38 persen). Sedangkan jumlah terendah berkisar antara Rp 3.000.001 - Rp 4.000.000 (34 orang atau 8,65 persen).
  • Pengeluaran tertinggi adalah konsumsi sehari-hari yang mencapai 55,02 persen dari total pengeluaran rumah tangga, sementara yang ketiga pengeluaran terendah adalah sewa rumah, hiburan, dan lain-lain yang hanya mencapai 0,33 persen, 0,10 persen, dan 0,05 persen, masing-masing.
  • Di Nusa Tenggara Barat (NTB), ZCD ini dilaksanakan dalam bentuk bantuan modal sebesar Rp 500.000 untuk mustahik untuk membuka atau melakukan bisnis.

Statistik Penerima Manfaat Zakat Community Development di NTB

 

 

 

 

Other Publications