• BAZNAS Kabupaten Gorontalo mendistribusikan zakat produktif melalui program Zakat Community Development (ZCD) dengan bantuan modal dan alat-alat untuk mustahik.
• 69.54 persen penerima manfaat ZCD di Gorontalo adalah laki-laki dan sebagian besar berstatus sebagai suami. Padahal, perempuan yang mengikuti program ini kurang dari sepersepuluh, dimana sebagian besar dari mereka, yaitu 44 dari 46 penerima manfaat, berstatus sebagai isteri.
• 140 dari 151 penerima manfaat berada pada usia produktif, sedangkan sisanya adalah lanjut usia yang berusia di atas 64 tahun.
• 73.51 persen penerima manfaat adalah mereka yang memiliki pasangan, sementara 24.49 persen lainnya adalah orang tua tunggal.
• Penerima manfaat ZCD di Gorontalo bervariasi dalam hal latar belakang pendidikan.
• 64 dari 151 penerima manfaat bekerja sebagai pedagang, sementara 9 orang bekerja dalam bidang pertanian. Selain itu 59 penerima manfaat melakukan pekerjaan lain.
• 70.20 persen penerima manfaat memiliki satu sampai empat anggota keluarga, 26.49 persen penerima manfaat memiliki lima sampai tujuh anggota keluarga, sementara hanya 3.31 persen penerima manfaat yang memiliki lebih dari tujuh anggota keluarga.
• 38.41 penerima manfaat memiliki pendapatan rumah tangga dengan rentang antara Rp2.000.000 – Rp5.000.000, 34.44 persen memiliki pendapatan Rp5.000.000 – Rp10.000.000, 15.89 persen memiliki pendapatan dibawah Rp2.000.000, dan 11.26 persen memiliki pendapatan diatas Rp10.000.000.
• 46.36 persen penerima manfaat memiliki pengeluaran rumah tangga antara Rp0 – Rp1.000.000 per bulan.
• Pengeluaran tertinggi adalah konsumsi harian yang mencapai 22.85 persen dari total pengeluaran rumah tangga. Pengeluaran terendah ketiga adalah listrik dan air, pakaian, dan komunikasi yang masing-masing mencapai 2.58 persen, 2.07 persen, dan 1.26 persen. Tidak ada pengeluaran untuk hiburan dan lain-lain.

Statistik Penerima Manfaat Program Zakat Community Development (ZCD) di Gorontalo

 

 

 

 

Other Publications