• BAZNAS Kabupaten Kutai Timur menyalurkan zakat produktif melalui program Zakat Community Development (ZCD) dengan memberikan bantuan modal kepada para mustahik yang memiliki UMKM.
  • 94,17 persen penerima manfaat ZCD di Kutai Timur adalah laki-laki, dan mayoritas di antaranya adalah suami. Sementara itu, perempuan yang tergabung dalam program ZCD hanya sekitar satu perduapuluhnya, di mana hampir semua, yakni 11 dari 12 penerima manfaat, adalah istri.
  • 92,72 persen penerima manfaat berada pada usia produktif, sementara sisanya adalah lansia yang berusia lebih dari 64 tahun.
  • 89,81 persen penerima manfaat adalah mereka yang telah menikah dan masih memiliki pasangan, sementara 6,31 persen merupakan janda/duda. Hanya 3,88 persen penerima manfaat yang belum menikah.
  • Sebagian besar penerima manfaat ZCD di Kutai Timur memiliki latar belakang pendidikan yang rendah.
  • 113 dari 206 penerima manfaat bekerja sebagai petani, sementara 28 orang lainnya bekerja sebagai pedagang, sedangkan sisanya melakukan pekerjaan lain.
  • 63,10 persen penerima manfaat memiliki satu sampai empat anggota keluarga.
  • 55,83 persen penerima manfaat ZCD di Kutai Timur memiliki pendapatan yang berkisar antara 2 sampai 5 juta rupiah.
  • Pengeluaran rumah tangga para penerima manfaat ZCD Kutai Timur bervariasi, tetapi sebagian besar di atas 1 juta rupiah.
  • Alokasi pengeluaran tertinggi adalah konsumsi harian yang mencapai 47,20 persen dari total pengeluaran rumah tangga, diikuti oleh listrik dan air, rokok, serta uang saku (untuk anak). Sementara itu, tiga pengeluaran terendah adalah biaya lain-lain, konsultasi medis, dan hiburan.

Statistik Penerima Manfaat Zakat Community Development di Kabupaten Kutai Timur

 

 

 

 

Other Publications