• Indeks Desa Zakat (IDZ) yang telah disusun oleh Pusat Kajian Strategis / Puskas BAZNAS berfungsi untuk menilai proses yang terjadi pada pra program, pada saat program berlangsung, dan pasca program apakah sebuah komunitas layak dibantu serta tepat sasaran dengan bantuan zakat. Tim Puskas BAZNAS mendesain perencanaan IDZ dan membagi 121 titik ke dalam 2 tahap (semester).
  • Jumlah titik di wilayah Kalimantan yang telah diukur pada semester I adalah 17 Desa/kelurahan, yang tersebar di 4 provinsi, 11 kabupaten/kota, 15 kecamatan.
  • Dari kegiatan pengukuran yang telah dilakukan tersebut telah menghasilkan nilai rata-rata yaitu 0.50 (kurang baik) yang diinterpretasikan sebagai nilai yang dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan bantuan zakat. Nilai terendah yang diperoleh yaitu 0.22 (kurang baik) yang diinterpretasikan sebagai nilai yang diprioritaskan untuk dibantu. Titik dengan nilai terendah diperoleh dari desa Pegat Betumbuk, kecamatan Pulau Derawan, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
  • Jumlah titik IDZ di wilayah Nusa Tenggara meliputi Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur, yang terdiri dari 8 desa/kelurahan, yang tersebar di 2 provinsi, 7 kabupaten/kota, 7 kecamatan.
  • Rata-rata Nilai IDZ di wilayah Nusa Tenggara yaitu 0.49 (kurang baik) yang diinterpretasikan sebagai nilai yang dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan bantuan zakat. Nilai terendah yang diperoleh yaitu 0.35 (kurang baik) yang diinterpretasikan sebagai nilai yang diprioritaskan untuk dibantu. Titik dengan nilai terendah tersebut diperoleh dari 2 desa yaitu desa Billa, kecamatan Amanuban Timur, Kabupaten Timor Tengah Selatan, dan Pulau Seraya Kecil di kecamatan Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur.
  • Titik IDZ di wilayah Sulawesi dan Papua meliputi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, dan Papua yang terdiri dari di 15 desa/kelurahan, yang tersebar di 3 provinsi, 13 kabupaten/kota, 15 kecamatan.
  • Nilai rata-rata di wilayah Sulawesi dan Papua yaitu 0.54 (kurang baik) yang diinterpretasikan sebagai nilai yang dapat dipertimbangkan untuk mendapatkan bantuan zakat. Nilai terendah yang diperoleh yaitu 0.31 (kurang baik) yang diinterpretasikan sebagai nilai yang diprioritaskan untuk dibantu. Titik dengan nilai terendah diperoleh dari desa Bone Buntu Sisong, kecamatan Makale Selatan, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan.

Implementasi Indeks Desa Zakat Wilayah Kalimantan, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Papua Semester I Tahun 2018 

 

 

Other Publications