• Sehubungan dengan dinamika dan fakta yang ditemukan di lapangan terkait implementasi kajian Indeks Desa Zakat (IDZ), terdapat pembaruan kajian yang ditujukan untuk mempertajam IDZ sebagai alat ukur asesmen awal dan evaluasi dari intervensi program zakat berbasis Desa.
  • Secara umum, pembaruan ini mencakup:
    • Penambahan pertanyaan, variabel, dan indikator pada beberapa dimensi IDZ untuk memperdalam asesmen.
    • Perubahan pembobotan beberapa indikator dan variabel.
    • Pendefinisian ulang dan pemberian penjelasan pada setiap pertanyaan kuesioner IDZ.
  • Secara lebih rinci, pembaruan ini terdiri dari:

Dimensi Ekonomi  

    1. Pendefinisian ulang produk unggulan yaitu produk yang memberikan keuntungan tahunan masyarakat di atas nishab zakat perdagangan (sudah mencapai profit 85gr emas = 70 juta/tahun).
    2. Pembaruan pembobotan variabel pada indikator akses transportasi dan jasa logistik/pengiriman.
    3. Pembaruan pembobotan variabel pada indikator akses lembaga keuangan.

Dimensi Kesehatan

    1. Pada indikator infrastruktur kesehatan masyarakat, variabel ketersediaan fasilitas kamar mandi dan jamban di dalam rumah, terdapat penambahan 3 (tiga) pertanyaan.
    2. Pada indikator infrastruktur kesehatan masyarakat, variabel sumber air minum, terdapat penambahan 2 (dua) pertanyaan.
    3. Pada indikator infrastruktur pelayanan kesehatan, variabel tersedia sarana polindes, terdapat penambahan 2 (dua) pertanyaan.
    4. Terdapat penambahan indikator yaitu kegiatan promosi dan kuratif kesehatan yang terdiri dari variabel edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan 2 (dua) pertanyaan dan penguatan sistem kesehatan desa dengan 3 (tiga) pertanyaan.
    5. Pembaruan pembobotan variabel pada indikator kesehatan masyarakat

Dimensi Pendidikan

    1. Pada indikator fasilitas pendidikan, variabel tersedia sarana dan prasarana belajar, terdapat penambahan 3 (tiga) pertanyaan.
    2. Pada indikator fasilitas pendidikan, variabel akses ke sekolah terjangkau dan mudah, terdapat penambahan 1 (satu) pertanyaan.
    3. Pada indikator fasilitas pendidikan, terdapat penambahan variabel kualitas guru/pengajar dengan 4 (empat) pertanyaan.
    4. Pada indikator fasilitas pendidikan, terdapat penambahan variabel pengembangan diri siswa dengan 1 (satu) pertanyaan.
    5. Pembaruan pembobotan variabel pada indikator fasilitas pendidikan.

Dimensi Sosial Kemanusiaan

    1. Pada indikator infrastruktur listrik, komunikasi, dan informasi, variabel ketersediaan aliran listrik, terdapat penambahan 1 (satu) pertanyaan.
    2. Terdapat penambahan indikator yaitu kependudukan yang terdiri dari variabel kependudukan dengan 1 (satu) pertanyaan.

Dimensi Dakwah dan Advokasi  

    1. Pada indikator tersedianya sarana & pendamping keagamaan, variabel terdapat pendamping keagamaan (ustadz/ah, guru ngaji, dll), terdapat penambahan 1 (satu) pertanyaan.
    2. Pada indikator tingkat pengetahuan agama masyarakat, variabel tingkat literasi Al-Quran masyarakat muslim, terdapat penambahan 1 (satu) pertanyaan.
    3. Pada indikator tingkat pengetahuan agama masyarakat, variabel kesadaran masyarakat muslim untuk zakat dan infaq (berbagi kepada sesama manusia), terdapat penambahan 1 (satu) pertanyaan.
    4. Terdapat penambahan indikator yaitu perilaku masyarakat desa yang terdiri dari variabel perilaku masyarakat desa dengan 2 (dua) pertanyaan.
    5. Terdapat penambahan indikator yaitu pengenalan medan dakwah yang terdiri dari variabel pengenalan medan dakwah dengan 2 (dua) pertanyaan.
    6. Pembaruan pembobotan variabel pada indikator tersedianya sarana & pendamping keagamaan.
    7. Pembaruan pembobotan variabel pada indikator tingkat pengetahuan agama masyarakat.

 

Indeks Desa Zakat 2.0