Ringkasan Eksekutif 

Rendahnya pengetahuan masyarakat mengenai zakat menjadi salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya pengumpulan zakat. Oleh karena itu Indeks Literasi Zakat ini disusun oleh tim Pusat Kajian Badan Amil Zakat Nasional agar menjadi sebuah alat ukur sejauh mana tingkat pemahaman atau literasi masyarakat terhadap zakat. Indeks ini disusun dengan tujuan untuk mengevaluasi program edukasi zakat yang telah dilakukan oleh OPZ. Dengan dilakukannya perhitungan nilai Indeks Literasi Zakat di Kepulauan Riau, maka diharapkan hasil ini akan menjadi masukan dan bahan pertimbangan kepada para stakeholders zakat terutama pemerintah dan juga otoritas zakat untuk membuat instrumen regulasi yang tepat. Sehingga kebijakan yang dihasilkan dapat meningkatkan program penghimpunan zakat khususnya di wilayah Kepulauan Riau.

Rekomendasi

Rekomendasi untuk regulasi dan otoritas zakat.

  1. Hasil survei Indeks Literasi Zakat di Kepulauan Riau dapat menjadi referensi awal bagi otoritas atau regulator zakat di Indonesia dalam menyusun literacy map atau peta literasi zakat yang valid.
  2. Hasil survei Indeks Literasi Zakat di Kepulauan Riau dapat menjadi feedback bagi Otoritas/regulator Zakat di Indonesia tentang tingkat keberhasilan edukasi dan sosialisasi zakat ditengah masyarakat di Kepulauan Riau.
  3. Hasil survei Indeks Literasi Zakat di Kepulauan Riau dapat menjadi panduan bagi Otoritas/Regulator Zakat di Indonesia dalam menyusun kebijakan-kebijakan dalam pengelolaan zakat nasional secara terencana, efektif, dan efisien.


Rekomendasi bagi OPZ

  1. Hasil pengukuran menemukan bahwa pengetahuan masyarakat Kepulauan Riau terkait lembaga zakat resmi masuk dalam kategori tingkat literasi yang tinggi apabila dibandingkan dengan provinsi lainnya di pulau Sumatera. Oleh karena itu OPZ di wilayah Kepulauan Riau direkomendasikan untuk tetap meningkatkan kampanye dan edukasi tentang pentingnya berzakat di lembaga resmi kepada masyarakat.
  2. Hasil survei menemukan bahwa faktor terbesar masyarakat Kepulauan Riau memilih tempat untuk membayar zakat adalah dari segi kredibilitas. Hasil survey juga menunjukkan Baznas menjadi tempat membayar zakat terbanyak oleh masyarakat Kepulauan Riau. hal ini menunjukkan masyarakat Kepulauan Riau sudah menaruh kepercayaan yang besar kepada Baznas di Kepulauan Riau. Oleh karena itu OPZ di Kepulauan Riau direkomendasikan untuk terus menjaga dan meningkatkan kepercayaan dari masyarakat agar terus menjadi pilihan masyarakat dalam membayarkan zakatnya.
  3. Ceramah agama menjadi sumber informasi paling banyak yang diterima oleh masyarakat. Sehingga OPZ di Kepulauan Riau direkomendasikan untuk memanfaatkan channel ini dalam melakukan edukasi dan sosialisasi pengelolaan zakat kepada masyarakat luas.

 

 

Indeks Literasi Zakat Provinsi Kepulauan Riau