Ringkasan Eksekutif
Kajian Indeks Maturitas Manajemen Risiko (IMMR) Lembaga Zakat dikembangkan untuk mentransformasi manajemen risiko dari sekadar kewajiban administratif menjadi budaya organisasi yang terukur demi menjaga kepercayaan publik dalam pengelolaan zakat nasional. Berlandaskan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI) serta standar internasional ISO 31000 dan Zakat Core Principles, indeks ini menyediakan parameter nasional yang objektif bagi BAZNAS dan LAZ untuk mengelola ketidakpastian secara sistematis. Filosofi utamanya adalah mendorong pergeseran paradigma dari kepatuhan formal menuju penciptaan nilai strategis yang mampu melindungi aset umat sekaligus mengoptimalkan dampak sosial lembaga secara berkelanjutan.
Menggunakan metodologi Multi-stage Weighted Index yang adaptif, IMMR menilai kapabilitas lembaga melalui lima dimensi utama yang mencakup tata kelola, kerangka kerja, proses operasional, kapasitas sumber daya, dan integrasi dalam pengambilan keputusan. Hasil penilaian memetakan lembaga ke dalam lima level maturitas, mulai dari Risk Naive hingga Risk Enabled, yang berfungsi sebagai peta jalan (roadmap) bagi penguatan tata kelola zakat nasional. Kajian ini merekomendasikan penerapan IMMR sebagai instrumen resmi pengawasan nasional oleh BAZNAS RI serta alat evaluasi mandiri bagi LAZ untuk memitigasi risiko kesalahan manusia dan memperkuat transparansi di mata muzaki maupun mustahik.
|
Kajian Indeks Maturitas Manajemen Risiko Lembaga Zakat |
![]() |

