Ringkasan Eksekutif
Indeks Transformasi dan Religiusitas Muzaki dikembangkan sebagai instrumen pengukuran kinerja zakat yang melampaui aspek kelembagaan dan mustahik dengan menempatkan muzaki sebagai aktor utama dalam proses transformasi transendental, di mana zakat dipahami bukan sekadar kewajiban finansial tetapi sebagai proses pembentukan kesadaran spiritual, kompetensi religius, keterhubungan sosial, dan orientasi kebermanfaatan berkelanjutan.
Secara konseptual, indeks ini mengintegrasikan Self-Determination Theory dengan nilai normatif zakat dalam QS. At-Taubah ayat 103 (tathhiriyah, tazkiyah, tanmiyah, dan sakinah), serta dirumuskan secara terukur melalui metode Analytical Hierarchy Process dan Weighted Sum Model. Temuan ini mengindikasikan bahwa transformasi muzaki yang kuat tidak hanya ditandai oleh kepatuhan berzakat, tetapi oleh perubahan orientasi hidup, kepedulian sosial, dan ketenangan batin yang berkelanjutan. Dengan demikian, Indeks Transformasi dan Religiusitas Muzaki berbasis transendental dapat menjadi instrumen strategis bagi lembaga zakat untuk mengevaluasi kualitas layanan, memperkuat hubungan dengan muzaki, serta merancang intervensi kebijakan yang lebih tepat sasaran.
|
Kajian Indeks Transformasi dan Religiusitas Muzaki |
![]() |

