Ringkasan Eksekutif

Kajian ini menyajikan hasil analisis sentimen terhadap 7.887 unggahan publik di platform Threads selama periode Ramadan 1447 H/2026 M, dengan menggunakan model klasifikasi lintas bahasa XLM-RoBERTa yang mencapai akurasi 87%. Kajian dilaksanakan oleh Direktorat Kajian dan Pengembangan ZIS DSKL, BAZNAS RI, sebagai bagian dari upaya penguatan tata kelola berbasis data (evidence-based governance).

Temuan utama menunjukkan bahwa diskursus publik di Threads didominasi oleh sentimen netral (40,94%) yang bersifat informatif-edukatif, diikuti sentimen negatif (35,41%) yang mencerminkan tingginya ekspektasi masyarakat terhadap transparansi dan akuntabilitas kelembagaan zakat. Sentimen positif (23,66%) tetap hadir dan tumbuh secara signifikan seiring publikasi dampak nyata program distribusi zakat.

Analisis temporal menunjukkan adanya dua momen puncak yang saling melengkapi: lonjakan sentimen positif pada 16 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H) yang dipicu oleh publikasi dampak program beasiswa dan distribusi zakat; serta puncak sentimen negatif pada 17 Maret 2026 (26 Ramadan 1447 H) yang diwarnai oleh kontroversi seputar Zakat Istana, kekhawatiran penggunaan dana ZIS untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), dan isu profesionalisme amil. Seluruh isu yang beredar telah ditanggapi dengan klarifikasi resmi oleh BAZNAS dan Kementerian Agama.

Kajian ini merekomendasikan penguatan komunikasi publik berbasis bukti, peningkatan literasi zakat melalui media digital, serta pengembangan sistem pemantauan sentimen secara berkelanjutan sebagai instrumen manajemen reputasi lembaga.

Menambal Celah Kepercayaan: Strategi Mitigasi Skeptisisme Publik terhadap Lembaga Zakat di Ruang Digital Sintesis Analisis Sentimen Publik terhadap Zakat pada Media Sosial Threads